Bab 1 "Jomblo Berkawan Sepi"
Jomblo Warrior
-------------------
Sekumpulan pemuda
yang berusaha menjaga hatinya dari cinta yang tak abadi dan sia-sia,
yang menikmati masa muda dan sendirinya dengan berbagi manfaat
dan tumbuh dalam ketaatan terhadap Rabb-Nya
-------------------
"Sedalam-dalam penyesalan dan kesedihan bisa jadi tak tertambatkan,
tentang cinta yang harus pupus di tengah jalan.
Namun, dari masa muda yang tak digunakan untuk sungguh-sungguh mencintai Ar-Rahman."
"Carilah hatimu di tiga keadaan: saat mendengarkan Al-Qur'an, saat berada di majelis ilmu, dan saat bersendiri bermunajat kepada Allah. Jika kamu tidak mendapatkan hatimu di sana, mohonlah kepada Allah untuk memberikan hati untukmu karena kamu tidak memiliki hati."
.......................................................
Eksistensi hati dikatakan ada tatkala ia bisa menikmati lezatnya nutrisi imani. Ia merespon bacaan dan arahan Al-Qur'an, merasa haus akan ilmu yang menunjukkan cara mendekatkan diri kepada Pencipta. Ia merasakan hadirnya ketentraman saat bermunajat kepada Allah. Jika tanda-tanda itu sama sekali tidak ada, maka hati tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan."
~Adakah Yang Lebih Indah~
Adakah Yang Lebih Indah dari orang-orang yang Allah anugerahi rasa cinta dan rindu, ia menjaga dirinya dari berharap pada mansia dan berjanji untuk berharap pada Allah saja, ia alihkan rasa cintanya untuk mencintai Tuhannya, Nabinya, Gurunya, Kalam-Nya sebelum mencintai yang lain? Semoga Allah beri cinta yang lebih tinggi. Cinta yang tak pernah mati.
Adakah yang lebih manis dari seseorang yang yakin akan janji Allah bahwa orang yang bertujuan sama akan bertemu di jalan yang sama, kemudian mereka menyiapkan perbekalan, berusaha menapaki perjalanan takdir dengan sebaik-baik tawakal dengan tetap menjaga kesucian hati? Semoga kelak Allah mempertemukan mereka. Pun seandainya jika tidak berjumpa, mereka tahu bagaimana seharusnya mewujud cinta jadi doa
Adakah yang lebih baik dari orang-oranag yang Allah beri nikmat penglihatan, pendengaran, serta hati yang lembut, menjaga ketiganya dari cinta yang semu lalu menyibukkan diri untuk mencintai kebaikan? Semoga Allah ganti dengan manisnya iman dan Al-Qur'an
--------------------
"Ada yang harus kita mintakan kepada Allah tentang sebuah hati, Hati yang lembut, bersih lagi jernih. Yang ketika mendengar, berdiskusi, dan mencoba untuk menasehati, hati kita berkenan untuk memahami daripada menghakimi. Hati yang mudah mencari kekurangan diri, bukan hati yang mudah menilai karakter dan sifat orang lain dengan sudut pandang sendiri."
--------------------
Laki-laki dan Perempuan
--------------------
"Ada yang harus benar-benar dijaga oleh laki-laki, tentang pandangannya. Ada yang harus benar-benar dijaga oleh perempuan, tentang lisannya. Dan, dari keduanya ada yang sangat penting untuk dijaga, tentang hati dan imannya, juga tentang rasa malunya kepada Tuhannya."
--------------------
Sebaik-baik perempuan adalah yang taat pada Tuhannya, taat pada Rasulnya, taat pada orang tuanya, serta taat pada suaminya. Sungguh taatnya perempuan pada suaminya akan membawa ketenangan dalam kehidupan mereka. Baik bagi dirinya maupun suaminya.
Dan sebaik-baik laki-laki adalah yang memuliakan istrinya, senantiasa membimbingnya menuju surga dengan berlemah lembut, serta menahan diri untuk tidak bersikap kasar atas kelalaian istrinya. Kepemimpinan laki-laki dapat dilihat dari caranya mengarahkan perempuannya menyurga bersama dengan menyentuh hatinya.
Dan sebaik-baik keduanya adalah yang saling memahami, saling mendukung dan menyemangati, menahan diri dari menuntut ini dan itu. serta senantiasa tulus berterima kasih atas setiap kebaikan yang dilakukan.
...........................
Wanita shalihah itu seperti tempat tidur, tidak berhak mendapatkannya kecuali seorang pria yang menenun jala dan jaringnya dengan iman dan takwa.
Seorang pria yang shalih itu seperti pohon yang bagus, tidak berhak memakan buahnya kecuali perempuan yang baik, yang menjauhkan hal-hal yang hina, serta pandai menjaga dirinya.
(Dr. Ahmad Isa al-Mu'sharawi)
...........................
Menajaga Pandangan
Kenapa Allah memerintahkanmu untuk menjaga pandanganmu?
Barangkali Allah lebih kehendaki pandangan yang menyejukkan rohani daripada pandangan nisbi yang menjadi sebab gejolak di hati.
Barangkali Allah ingin agar hatimu tak terbebani dengan racun yang menyakiti. Dari kerinduan semu yang tak kunjung henti
Atau barangkali, Allah telah siapkan seseorang yang ketika kamu memandangnya dengan penuh cinta dan sayang, maka semakin besar pula pahala dan rasa syukurmu karenanya.
"Jika kamu ingin agar Allah senantiasa menjaga hatimu, memeluk hatimu, menggenggam hatimu, jangan sekali-kali kamu biarkan Al-Qur'an terlepas dari hatimu."
Menahan Diri
"Barangkali ada yang harus kita lakukan sebelum kelak menjadi seorang laki-laki atau perempuan yang romantis untuk seseorang yang kita cintai, yang masih ditunggu hadinya hingga kini. Yaitu tentang usaha untuk jadi seorang hamba yang romantis terhadap Tuhannya."
Menahan diri untuk tidak jatuh cinta mungkin tidak lebih berat daripada menahan rindu saat cinta terlanjur ada. Fokuskan diri dulu dalam perbaikan, dalam niat yang senantiasa diluruskan, dalam persiapan dan perbekalan, dalam visi dan cita-cita yang kelak akan diperjuangkan, serta dalam doa-doa yang dilantunkan. Semoga yang Allah tetapkan adalah yang terbaik nan membawa kebaikan. Semoga yang terjaga bertemu juga dengan yang terjaga lagi menjaga.
"Sibukkan dirimu dengan Al-Qur'an, hiasi diri dengan ilmu dan iman, rencanakan visi-misi ke depan, siapkan dengan sebaik-baik persiapan, sempurnakan dengan sebaik-baik perbekalan, lantunkan doa agar Allah berkenan. Sampai bertemu di ujung penantian."
Jika salah satu tanda cinta adalah penjagaan, barangkali begitu juga tanda saat Allah mencintai seseorang.
Dia akan menjaganya dari dosa dan perkara sia-sia.
Sebesar apapun kita mampu menjaga diri dari keduanya,
mungkin sebesar itu pula Allah akan menjaga dan mencintai kita
Pun juga sebaliknya.
Penantian~
Dan hatimu tak perlu jadi serapuh itu, jika ia senantiasa sibuk dengan ilmu dan ayat-ayat Rabbmu. Hatimu tak perlu seragu itu, jika ia senantiasa kau yakinkan dengan janji-janji Tuhanmu. Ini tentang perjalanan apa pun yang sedang kau tempuh dan kau tuju. Tentang penantian apa pun yang sedang kau tunggu.
Kenapa harus rasakan kesepian, jika mengingat-Nya di tiap napasmu mendatangkan ketentraman.
Kenapa harus rasakan kesepian, jika shalawat untuk Nabimu di tengah detak jantungmu jadi penawar akan sebuah kerinduan.
Kenapa harus rasakan kesepian, jika lantunan lembut Al-Qur'an di tengah kesibukan jadi sebab hatimu rasakan kesejukan.
Kenapa harus rasakan kesepian, jika sibuk berbagi kebaikan selalu menghadirkanmu sebuah senyuman.
Jomblo Warrior
-------------------
Sekumpulan pemuda
yang berusaha menjaga hatinya dari cinta yang tak abadi dan sia-sia,
yang menikmati masa muda dan sendirinya dengan berbagi manfaat
dan tumbuh dalam ketaatan terhadap Rabb-Nya
-------------------
"Sedalam-dalam penyesalan dan kesedihan bisa jadi tak tertambatkan,
tentang cinta yang harus pupus di tengah jalan.
Namun, dari masa muda yang tak digunakan untuk sungguh-sungguh mencintai Ar-Rahman."
"Carilah hatimu di tiga keadaan: saat mendengarkan Al-Qur'an, saat berada di majelis ilmu, dan saat bersendiri bermunajat kepada Allah. Jika kamu tidak mendapatkan hatimu di sana, mohonlah kepada Allah untuk memberikan hati untukmu karena kamu tidak memiliki hati."
.......................................................
Eksistensi hati dikatakan ada tatkala ia bisa menikmati lezatnya nutrisi imani. Ia merespon bacaan dan arahan Al-Qur'an, merasa haus akan ilmu yang menunjukkan cara mendekatkan diri kepada Pencipta. Ia merasakan hadirnya ketentraman saat bermunajat kepada Allah. Jika tanda-tanda itu sama sekali tidak ada, maka hati tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan."
~Adakah Yang Lebih Indah~
Adakah Yang Lebih Indah dari orang-orang yang Allah anugerahi rasa cinta dan rindu, ia menjaga dirinya dari berharap pada mansia dan berjanji untuk berharap pada Allah saja, ia alihkan rasa cintanya untuk mencintai Tuhannya, Nabinya, Gurunya, Kalam-Nya sebelum mencintai yang lain? Semoga Allah beri cinta yang lebih tinggi. Cinta yang tak pernah mati.
Adakah yang lebih manis dari seseorang yang yakin akan janji Allah bahwa orang yang bertujuan sama akan bertemu di jalan yang sama, kemudian mereka menyiapkan perbekalan, berusaha menapaki perjalanan takdir dengan sebaik-baik tawakal dengan tetap menjaga kesucian hati? Semoga kelak Allah mempertemukan mereka. Pun seandainya jika tidak berjumpa, mereka tahu bagaimana seharusnya mewujud cinta jadi doa
Adakah yang lebih baik dari orang-oranag yang Allah beri nikmat penglihatan, pendengaran, serta hati yang lembut, menjaga ketiganya dari cinta yang semu lalu menyibukkan diri untuk mencintai kebaikan? Semoga Allah ganti dengan manisnya iman dan Al-Qur'an
--------------------
"Ada yang harus kita mintakan kepada Allah tentang sebuah hati, Hati yang lembut, bersih lagi jernih. Yang ketika mendengar, berdiskusi, dan mencoba untuk menasehati, hati kita berkenan untuk memahami daripada menghakimi. Hati yang mudah mencari kekurangan diri, bukan hati yang mudah menilai karakter dan sifat orang lain dengan sudut pandang sendiri."
--------------------
Laki-laki dan Perempuan
--------------------
"Ada yang harus benar-benar dijaga oleh laki-laki, tentang pandangannya. Ada yang harus benar-benar dijaga oleh perempuan, tentang lisannya. Dan, dari keduanya ada yang sangat penting untuk dijaga, tentang hati dan imannya, juga tentang rasa malunya kepada Tuhannya."
--------------------
Sebaik-baik perempuan adalah yang taat pada Tuhannya, taat pada Rasulnya, taat pada orang tuanya, serta taat pada suaminya. Sungguh taatnya perempuan pada suaminya akan membawa ketenangan dalam kehidupan mereka. Baik bagi dirinya maupun suaminya.
Dan sebaik-baik laki-laki adalah yang memuliakan istrinya, senantiasa membimbingnya menuju surga dengan berlemah lembut, serta menahan diri untuk tidak bersikap kasar atas kelalaian istrinya. Kepemimpinan laki-laki dapat dilihat dari caranya mengarahkan perempuannya menyurga bersama dengan menyentuh hatinya.
Dan sebaik-baik keduanya adalah yang saling memahami, saling mendukung dan menyemangati, menahan diri dari menuntut ini dan itu. serta senantiasa tulus berterima kasih atas setiap kebaikan yang dilakukan.
...........................
Wanita shalihah itu seperti tempat tidur, tidak berhak mendapatkannya kecuali seorang pria yang menenun jala dan jaringnya dengan iman dan takwa.
Seorang pria yang shalih itu seperti pohon yang bagus, tidak berhak memakan buahnya kecuali perempuan yang baik, yang menjauhkan hal-hal yang hina, serta pandai menjaga dirinya.
(Dr. Ahmad Isa al-Mu'sharawi)
...........................
Menajaga Pandangan
Kenapa Allah memerintahkanmu untuk menjaga pandanganmu?
Barangkali Allah lebih kehendaki pandangan yang menyejukkan rohani daripada pandangan nisbi yang menjadi sebab gejolak di hati.
Barangkali Allah ingin agar hatimu tak terbebani dengan racun yang menyakiti. Dari kerinduan semu yang tak kunjung henti
Atau barangkali, Allah telah siapkan seseorang yang ketika kamu memandangnya dengan penuh cinta dan sayang, maka semakin besar pula pahala dan rasa syukurmu karenanya.
"Jika kamu ingin agar Allah senantiasa menjaga hatimu, memeluk hatimu, menggenggam hatimu, jangan sekali-kali kamu biarkan Al-Qur'an terlepas dari hatimu."
Menahan Diri
"Barangkali ada yang harus kita lakukan sebelum kelak menjadi seorang laki-laki atau perempuan yang romantis untuk seseorang yang kita cintai, yang masih ditunggu hadinya hingga kini. Yaitu tentang usaha untuk jadi seorang hamba yang romantis terhadap Tuhannya."
Menahan diri untuk tidak jatuh cinta mungkin tidak lebih berat daripada menahan rindu saat cinta terlanjur ada. Fokuskan diri dulu dalam perbaikan, dalam niat yang senantiasa diluruskan, dalam persiapan dan perbekalan, dalam visi dan cita-cita yang kelak akan diperjuangkan, serta dalam doa-doa yang dilantunkan. Semoga yang Allah tetapkan adalah yang terbaik nan membawa kebaikan. Semoga yang terjaga bertemu juga dengan yang terjaga lagi menjaga.
"Sibukkan dirimu dengan Al-Qur'an, hiasi diri dengan ilmu dan iman, rencanakan visi-misi ke depan, siapkan dengan sebaik-baik persiapan, sempurnakan dengan sebaik-baik perbekalan, lantunkan doa agar Allah berkenan. Sampai bertemu di ujung penantian."
Jika salah satu tanda cinta adalah penjagaan, barangkali begitu juga tanda saat Allah mencintai seseorang.
Dia akan menjaganya dari dosa dan perkara sia-sia.
Sebesar apapun kita mampu menjaga diri dari keduanya,
mungkin sebesar itu pula Allah akan menjaga dan mencintai kita
Pun juga sebaliknya.
Penantian~
Dan hatimu tak perlu jadi serapuh itu, jika ia senantiasa sibuk dengan ilmu dan ayat-ayat Rabbmu. Hatimu tak perlu seragu itu, jika ia senantiasa kau yakinkan dengan janji-janji Tuhanmu. Ini tentang perjalanan apa pun yang sedang kau tempuh dan kau tuju. Tentang penantian apa pun yang sedang kau tunggu.
Kenapa harus rasakan kesepian, jika mengingat-Nya di tiap napasmu mendatangkan ketentraman.
Kenapa harus rasakan kesepian, jika shalawat untuk Nabimu di tengah detak jantungmu jadi penawar akan sebuah kerinduan.
Kenapa harus rasakan kesepian, jika lantunan lembut Al-Qur'an di tengah kesibukan jadi sebab hatimu rasakan kesejukan.
Kenapa harus rasakan kesepian, jika sibuk berbagi kebaikan selalu menghadirkanmu sebuah senyuman.
Comments
Post a Comment