Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2020

Introvert, Extrovert, atau Ambivert?

Hayoo kamu yg mana? Hmm jadi, setelah aku baca buku "Heal Your Self". Aku mulai lebih mengetahui secara dalam tentang ambivert. Kalau berbicara ambivert, ambivert itu bisa kedua nya kadang dia bisa sebagai seorang introvert namun dia juga bisa sebagai seorang extrovert. Jadi persentase nya 50% lah ya masing2 atau ga sepenuhnya 100% disalah satunya. Nah, ada seseorang yg introvert yg mana ide itu muncul ketika menyendiri, dia lebih suka sebagai konseptor, dan ketika menyendiri memiliki energi lebih. Sedangkan extrovert dia ini lebih sukak lingkungan luar, bertemu banyak orang, dll. Tenaga nya hadir ketika bertemu banyak orang.BSedangkan  ambivert dia bisa keduanya, rata-rata manusia itu seorang ambivert, termasuk aku. Hmm, mungkin jelasin secara pengalaman pribadi kali ya biar lbh bisa dengan mudah memahami. Dulu ketika duduk dibangku SD-SMA, aku selalu mengira aku ini introvert ketika diluar rumah, ketika dirumah aku adalah ekstrovert. Namun hal introvert aku dikuatkan ketika...

Kita yang Sebenarnya Ada

Kali ini, aku akan menuliskan sesuatu hasil dari tidurku ketika malam ke-29. Dimana kala itu aku lagi drop2nya. Ntah seketika ada kata2 ini dalam tidurku. Kita tak pernah benar2 ada, untuk kemudian menyadari hakikat hidup ini, Kita tak pernah benar2 ada, untuk kemudian menyadari akan semua yg kita punya adalah titipan, Kita tak pernah benar2 ada, untuk kemudian menyayangi orang-orang disekitar kita, Kita tak pernah benar2 ada, untuk kemudian memiliki hati yg lapang untuk memaafkan sesama, Kita ada, ketika hidup kita berorientasi pada pemilik kehidupan, Kita ada, ketika kita menyadari bahwa memiliki saudara yg shalih adalah kebaikkan dunia akhirat, Kita ada, ketika hati kita bisa lapang akan segala hal yang telah ditetapkan yg Maha, Kita ada, ketika kita bisa mengambil pelajaran dari setiap detiknya, Kita ada, ketika kita menyadari bahwa kehidupan kita adalah bukan tentang untuk diri kita sendiri, tapi tentang untuk orang banyak, Kita ada, ketika kita dapat membersihkan hati kita diseti...

Iman Adalah Mutiara

"Iman tak dapat diwarisi dari seorang Ayah yang bertakwa, ia tak dapat dijual beli, ia tiada di tepian pantai. Walau apapun caranya jua, engkau mendaki gunung yang tinggi, engkau meretas lautan api, namun tak dapat jua dimiliki, jika tidak kembali pada Allah." Aku sedikit mau berbagi terkait nasyid ini dan sempat dapat materi terkait ini. Jadi iman seorang Ayah yang bertakwa itu gabisa diwarisi ke anak, mau apapun kondisinya. Iman bukan hal yang bisa diwarisi. Maka dari itu salah satu dalam parenting islami, peran utama sosok Ayah untuk anaknya adalah menumbukan serta membangun keimanan itu pada anak-anaknya. Sementara, kalau kita berbicara peran Ibu, peran ibu untuk anak adalah membangun karakter, akhlak yang mulia kepada anak. Maka disini salah satu yang dimaksudkan bahwa Ibu adalah madrasah utama untuk anak-anaknya. Karena memang sosok Ibu itu perlu memiliki wawasan yang luas, karena darinya yang akan mengajarkan anak-anaknya untuk membentuk anak2 yang berakhlaqul karimah....

Kita Memang Perlu Peka

Sekitar 4 bulan yang lalu, aku berniat untuk beli headphone. Karena lumayan kan untuk dengerin nasyid/murottal didepan laptop (keinginanku). Ketika beli, ternyata mungkin memang setan itu ada dimanamana kali ya wkwk :'), eh bisa jadi akunya yg gampang terpedaya ketika itu.. Nah, keinginanku itu hanya berjalan awal-awal, karena seketika aku udah lama ga dengerin lagu korea, jadi rasanya pengen banget dengerin itu.  Ehh sekalinya dengerin kebablasan :'', jadi sering dengerin lagu korea dibanding apa yang aku inginkan, huhu. Nah, pada suatu hari aku di perjalanan pulang untuk ke asrama, saat itu jam 9 malam karena abis menyelesaikan sesuatu di luar dulu dan Alhamdulillah diizinkan.  Qadarullah di perjalanan, tiba-tiba ada yang manggil "mba2 itu barangnya ada yg jatoh mba, dibelakang", saat itu aku coba mengendalikkan diriku untuk minggir dulu, pas aku liat tas, aku kaget dong tasnya kebuka, tapi aku disini mikir "apa yang jatoh ya" Alhamdulillah hp aman pad...

Titik Bangkit

Sedikit cerita terkait titik bangkit, pasti setiap orang memiliki titik bangkitnya, Nah untuk aku, masa-masa kuliah adalah titik bangkit diri ini setelah memahami setiap perjalanan yang telah dilalui, yang mana ada rasa sedih, senang, terharu, dan segala macam rasa, dirasakan. Ketika menduduki bangku kuliah mencoba menerima dan mengambil pelajaran adalah hal yang sesuatu banget. Apalagi ketika sebelumnya mengetahui gagal Sbmptn 15 karena kurang no peserta di soal saintek, padahal udah merasa yakin, tenang, hulwah bisa masuk IPB, di perjalanan pulang seneng banget karena bisa ngerjain soalnya masyaAllah :'). Tapi siapa sangka, ternyata ada kekeliruan kecil yang mengakibatkan kesalahan besar ?.  Sampai merenung "Hul, semasa SMA, LJK kotor sedikit aja kamu langsung kedepan, khawatir ga kebaca, dll. Tapi kenapa pas sbm padahal kamu udah merasa aneh sama pengisian no. pesertanya, disitu ga ada angkanya hul untuk dilingkarin ?!, Tapi kenapa tumben cuma berkata dalam hati "ooh m...

Semoga Allah Memberkahi

Pada masa yang setiap detiknya selalu berjalan,  Pada moment-moment yang perlahan terlewati, Pada umur di dunia yang semakin berkurang, Pada kebaikan-kebaikan yang entah yang mana yang Allah terima Pada diri yang tak berdaya tanpaNya, diri yang lemah, dan penuh dosa. Ya Rabbi, ingin bisa mengulang waktu, memberi lebih banyak kebaikan-kebaikan di masa lalu,  Ya Rabbi, ingin rasanya mengulang waktu, untuk menghapus masa lalu yang tak jarang berbicara yang tidak bermanfaat. Ya Rabbi, hari ini, detik ini, segala yang hadir, pun segala hal yang lalu, dan segala hal yang sudah pergi. Semoga Engkau selalu memberi keberkahan pada setiap langkah kaki yang lemah ini. Ya Rabbi, jika kau izinkan, aku ingin sekali selalu memberikan energi positif pada keluargaku, sahabat2ku, serta orang2 yang aku cintai, Bukan lagi mengingat hal-hal yang pernah dilalui dengan kurang baik, namun dengan selalu mengingat-ingat hal yang baik, apapun itu. Karena setiap yang ku temui, semuanya adalah guru kehidu...