Hujan,
Temenku bilang komposisi lain dari hujan itu 99% kenangan + 1% air😅. Secara sains sih ga dibenarkan hehe. Tapi secara pengalaman beberapa orang mungkin membenarkan, termasuk saya.
Karena di setiap hujan turun selalu ada hal-hal yang bisa dikenang, tiba-tiba memori masa lalu kembali teringat, masa-masa pulang sekolah hujan-hujanan, semua buku basah, pun masa-masa di mana saat bersama dengan orang-orang tersayang.
Semuanya terekam kembali.
Adanya Hujan indah, tidak menyeramkan.
Karena pada hujan kita dapat mengenang masa lalu, namun jangan mengingat yg menyakitkan ya😂.
Dari hujan kita dapat belajar arti memberi, memberi untuk kemudian menumbuhkan yang ada di Bumi. Bisa jadi dengan memberi kita dapat menumbuhkan kembali semangat orang-orang yang kita sayangi. Yang pasti hal-hal positif yaa.
Dari hujan kita belajar untuk dapat memaknai setiap tetes hujan yang jatuh.
Memaknai bahwa hujan mengawali perjalanannya dari sebuah uap air dan melewati semua proses menuju langit dengan sebuah keyakinan bahwa itu perintah dari Maha Pencipta.
Pada akhirnya, dalam setiap lika-liku yang terjadi di hidup kita, adakalanya kita harus kembali mempertimbangkan setiap pilihan-pilihan yang ada, apakah itu yang terbaik untuk Allah, atau sekedar terbaik menurut kita.
Seperti hujan yang tidak pernah mempertanyakan apakah akhirnya akan menjadi genangan air ataukah menjadi pelangi yang indah.
Jangan lupa baca doa Hujan "Allahumma shayyiban naafi'an"
Comments
Post a Comment