Hayoo kamu yg mana?
Hmm jadi, setelah aku baca buku "Heal Your Self". Aku mulai lebih mengetahui secara dalam tentang ambivert. Kalau berbicara ambivert, ambivert itu bisa kedua nya kadang dia bisa sebagai seorang introvert namun dia juga bisa sebagai seorang extrovert. Jadi persentase nya 50% lah ya masing2 atau ga sepenuhnya 100% disalah satunya.
Nah, ada seseorang yg introvert yg mana ide itu muncul ketika menyendiri, dia lebih suka sebagai konseptor, dan ketika menyendiri memiliki energi lebih. Sedangkan extrovert dia ini lebih sukak lingkungan luar, bertemu banyak orang, dll. Tenaga nya hadir ketika bertemu banyak orang.BSedangkan ambivert dia bisa keduanya, rata-rata manusia itu seorang ambivert, termasuk aku. Hmm, mungkin jelasin secara pengalaman pribadi kali ya biar lbh bisa dengan mudah memahami.
Dulu ketika duduk dibangku SD-SMA, aku selalu mengira aku ini introvert ketika diluar rumah, ketika dirumah aku adalah ekstrovert. Namun hal introvert aku dikuatkan ketika SMA, aku mengikuti test , dan hasilnya kalo ga salah INFP, waktu itu belum ada penjelasan tentang ambivert.
Lalu ketika Kuliah, aku melakukan test lagi, dimana di kuliah sama kaya dirumah aktifnya, ketika di test ekstrovert ENFP. Pilihan untuk ambivert masih belum ada.
Nah ketika aku coba telusuri lagi diri aku, dan dikuatkan dengan beberapa penjelasan terkait ketiga hal tersebut dan didukung sama buku yg kubaca akhir2 ini.
Aku tidak memihak full inrovert ataupun ekstrovert, ya aku ambivert.
Terkadang seorang ambivert itu butuh bertemu banyak orang, namun terkadang sosok ambivert menyukai kesendirian.
Contohnya adalah, aku sangat suka bertemu banyak orang tapi akan lelah juga kalau kelamaan, aku juga tidak jarang menyukai ngobrol secara intens "hanya berdua", terkadang kalau soal tugas aku lebih menyukai tugas individu dibanding tugas kelompok, kenapa? Karena seringkali tugas kelompok membuat aku gaenakkan untuk ngajak ngerjain tugas atau lainnya, ya tau lah yaa, terkadang menjadi beban tersendiri disaat diri kita yg harus berkoar, menunggu salah, berkoar juga terkadang salah. Ditambah terkadang khawatir serbasalah untuk melakukan yg terbaik, mungkin aku punya sifat perfeksionis untuk dibagian tertentu, tapi pasti sikap perfeksionis dimiliki sama setiap orang cuma berbeda ranah. Namun, terkadang aku juga butuh kerja kelompok disaat aku kurang paham tugasnya, apalagi kalau udah terkait buat program, aku gabisa full sendiri, aku butuh orang yg ahli dibidang ini biasanya cowo. Ya sifat manusia seharusnya mutualisme.
Lalu terkadang aku lebih menyukai jalan kemana2 sendiri/berdua misal ke supermarket, toko buku, atau makan karena aku tipe yg ga suka diburu2in, jadi lbh baik kalo emang waktunya pgn sendirian yaudah sendirian, me time banget! Disini ketika aku sendiri, ntah itu nonton, makan, ke perpus, dll. Disini ntah aku merasa mendapatkan banyak sekali energi, terkadang berbicara dengan diri sendiri untuk kemudian menjawab berbagai keluh kesahku misalnya, menuliskan apa yang ada dipikiranku, lalu mengaplikasikannya ntah dg gambar, nulis blog, dll. Disini ketika aku lg down atau sedih atau lagi bahagia pun, waktu me time itu sangatlah berharga buatku.
Namun, aku jg tipe orang yg suka berkenalan dg banyak orang dan suka diskusi, rasanya diposisi ini aku juga banyak mendapatkan insight dan sukak banget menambah relasi.
Dan terkadang untuk sama orang yg belum deket walaupun udh kenal lama aku bukan tipe orang yg dengan mudah ngelucu atau tiba2 bisa ngelucu mungkin lbh banyak serius dan mungkin karena tingkat kelucuan yg berbeda2 tiap orang/ranah kelucuannya berbeda jadi disini punya rasa insecure "takut salah kata", namun ketika bersama orang yg udah deket salah satunya keluargaku dan sahabatku disini aku bisa leluasa untuk menjadi hulwah yg haha hihi.
Yap inilah yang disebut ambivert, terkadang ia bisa seperti orang ekstrovert, namun terkadang ia juga bisa seperti orang introvert. Dan dengan ini, seseorang ternyata katanya bisa memiliki keprofesionalitasan yg baik untuk diterapkan di lingkungan. Dan baiknya adalah rata-rata manusia adalah seorang yg ambivert! :) Namun pasti ada sisi kekurangannya, sama seperti introvert dan ekstrovert ada positifnya ada negatifnya
Comments
Post a Comment