Skip to main content

Kita, kecil sekali

Kita kecil sekali, sungguh sangat kecil.

Kalau kita kedaerah pegunungan, sungguh kita sangat kecil sekali, bahkan mungkin tidak kelihatan.
Hasbunallaah wa ni'mal wakiil, ni'mal maulaa wa ni'mannashiir..
Lantas, apakah masih menginginkan menaruh dunia dihati? 
Lebih banyak bersenang-senang akan dunia dan meninggalkan akhirat?
Mengutamakan dunia diatas akhirat?
Berapa jam dalam sehari yang sudah kita habiskan untuk hal yang melalaikan?
Semuanya benar-benar akan dipertanggungjawabkan, sungguh..
Huhu, betapa masyaAllah nya Abu Bakar, ketika ditanya "wahai Abu Bakar apa yang kamu tinggalkan, sementara semua hartamu telah engkau serahkan untuk islam?"
Abu Bakar menjawab "aku meninggalkan Allah dan RasulNya".
Begitupun Umar bin Khattab yang selalu mengkhawatirkan jika ia merasakan kenikmatan sementara rakyatnya sengsara, ia selalu mendahulukan rakyatnya ketika memimpin, ia berkata "biar aku makan roti dan zaitun aja, bagaimana bisa aku makan daging sementara rakyatku makan yang tidak enak, apa yang akan aku jawab ketika Allah bertanya padaku ? Biarlah daging ini engkau kasih ke rakyatku."
Terhempas rasanya :"", sahabat rasul yang telah Allah janjikan surga untuknya tapi ia terus berbuat kebaikan sampai akhir hayatnya.
Apalah diri ini yang jauh dari masa kenabian, tapi masih sering untuk melakukan kelalaian sementara usia semakin berkurang?
Berat sekali tanggungjawabnya di akhirat kelak :''
Benar2 sungguh berat..
Semoga Allah menolong kita, dan menjadi penghuni surga dan membersamai para rasul dan sahabatnya :')

Comments